Turun ke Sawah, Polisi Beri Pendampingan Petani dan Edukasi Keselamatan Angkut Hasil Panen

  

Aipda Agus dampingi petani padi dan berikan imbauan keselamatan di perjalanan.--(photo by memorandum)


KEDIRI
– Polres Kediri Kota terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas di wilayah binaan. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Polsek Grogol, yang turun langsung ke area persawahan untuk memantau aktivitas pertanian sekaligus mendampingi para petani.

Kegiatan berlangsung di area persawahan Dusun Sugihan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Aipda Agus SBW, melakukan sambang kepada petani serta memantau perkembangan tanaman padi yang memasuki masa panen pada Juli 2026.

Dalam kunjungannya, Aipda Agus berdialog dengan para petani mengenai kondisi pertanian, hasil panen, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita di bidang ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.

Selain memantau aktivitas pertanian, Aipda Agus juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya keselamatan kerja, khususnya saat proses pengangkutan hasil panen. Ia mengingatkan para pengemudi truk agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang diizinkan serta mengimbau pekerja untuk tidak duduk di atas muatan kendaraan karena berisiko membahayakan keselamatan selama perjalanan.

Kapolsek Grogol, AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

"Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Selain mendukung ketahanan pangan, anggota juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi agar setiap aktivitas masyarakat berjalan aman," ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Polsek Grogol berharap kegiatan sambang dan pendampingan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan pertanian dan penyampaian imbauan keselamatan kepada para petani berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.(red/lis)