PONOROGO- Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor dan satu minibus terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, tepatnya di Desa Carat, Kecamatan Kauman, pada Senin (29/6). Insiden tragis tersebut diduga dipicu oleh manuver mendahului yang tidak aman dan berakhir dengan meninggalnya seorang pengendara sepeda motor.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Cholik, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Dicky Nur Yasin (20), warga Desa Karangan, Kecamatan Badegan, mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE 6801 TU dari arah Wonogiri menuju Ponorogo. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun, ketika melakukan manuver tersebut, korban diduga kehilangan kendali atas sepeda motornya hingga terjatuh ke badan jalan. Akibatnya, tubuh korban dan kendaraannya masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah minibus Suzuki Carry AE 1930 SR yang dikemudikan Valdo Taufana Gusta (17). Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan awal itu memicu kecelakaan susulan. Sepeda motor Honda Beat milik korban yang tergeletak di tengah jalan kemudian kembali ditabrak oleh Honda Beat AE 3710 VB yang dikendarai Bryant Yoga Dayu (27), warga Kabupaten Pacitan, yang melaju searah di belakang korban.
Di sisi lain, pengemudi Suzuki Carry berupaya menghindari korban dengan membanting setir ke arah kanan. Sayangnya, tindakan tersebut justru membuat kendaraan yang dikemudikannya masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan Honda Supra AE 2199 SP yang dikendarai Pungky Gita Safarinda (31), warga Kecamatan Kauman.
Akibat rangkaian kecelakaan tersebut, Dicky Nur Yasin mengalami cedera kepala berat. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, para pengendara lain yang terlibat dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah memperoleh perawatan.
Hingga kini, Satlantas Polres Ponorogo masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain. Pengendara diminta memastikan kondisi arus lalu lintas benar-benar aman, memiliki jarak pandang yang cukup, serta tidak memaksakan manuver yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.(red/lis)