Jembatan Garuda Merah Putih Dibangun di Tarokan, Kodim Kediri Target Rampung 21 Hari


Proses pembangunan jembatan Garuda Merah Putih oleh anggota Kodim 0809 --(PHOTO BY MEMORANDUM)

KEDIRI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri terus berupaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Kediri melalui program Bhakti TNI. Salah satu kegiatan yang tengah dilakukan yakni pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan.

Jembatan tersebut dibangun sebagai upaya membuka akses masyarakat yang selama ini terkendala keterbatasan jalur penghubung. Infrastruktur dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter itu ditargetkan rampung dalam waktu 21 hari, mulai 10 hingga 31 Juli 2026.

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari program Bhakti TNI yang dilaksanakan melalui sinergi Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat. Di tingkat daerah, pelaksanaan pembangunan dipercayakan kepada Kodim sebagai satuan teritorial yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Melalui pembangunan tersebut, Kodim 0809/Kediri tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga berupaya memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Jembatan ini nantinya diharapkan mampu mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, memperlancar aktivitas harian masyarakat, serta mendukung distribusi hasil ekonomi desa.

Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, hingga pertengahan Juli 2026 pembangunan jembatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

"Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Kaliboto saat ini telah memasuki progres sekitar 30 persen. Ini merupakan jembatan kesembilan yang dibangun oleh Kodim 0809/Kediri melalui program Bhakti TNI. Kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujarnya, Rabu (22/7).

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena dapat menghubungkan wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Dengan adanya akses baru, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih mudah dan cepat.

"Jembatan ini bukan sekadar menghubungkan dua wilayah, melainkan juga membuka peluang ekonomi baru, mempermudah akses pendidikan anak-anak, serta memperlancar aktivitas sosial warga," jelasnya.

Letkol Dhavid berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Kaliboto dan wilayah sekitarnya. Selain mempercepat konektivitas, jembatan itu juga diharapkan mampu mendukung perkembangan ekonomi lokal.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah. Melalui semangat gotong royong, Kodim 0809/Kediri berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah binaannya.(red/lis)