SURABAYA- Warga Jalan Pulo Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran sungai belakang permukiman, Selasa (30/6) malam. Bayi tersebut diduga sengaja dibuang menggunakan sebuah kendil yang kemudian ditemukan dalam kondisi pecah di tepi sungai.
Kapolsek Wonokromo Kompol Eko Aprianto menjelaskan, penemuan mayat bayi itu berawal dari informasi yang diterima seorang warga berinisial S (67). Sebelumnya, S mendapat kabar dari saksi lain berinisial SU yang melihat seorang pria membuang sesuatu menggunakan kendil ke arah sungai sekitar pukul 16.00 WIB.
Awalnya, S mengira benda yang dibuang tersebut hanyalah sampah. Namun karena rasa penasaran, sekitar pukul 20.00 WIB ia memutuskan untuk memeriksa lokasi. Saat tiba di tepi sungai, kendil yang sebelumnya terlihat sudah dalam kondisi pecah. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui isi kendil tersebut adalah jasad seorang bayi laki-laki.
"Awalnya saksi mengira hanya sampah yang dibuang ke sungai. Setelah dicek kembali pada malam hari, ternyata kendil sudah pecah dan di dalamnya ditemukan mayat bayi laki-laki," ujar Eko, Rabu (1/7).
Mengetahui temuan tersebut, saksi langsung panik dan memberitahukan kepada warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Wonokromo serta diteruskan ke Command Center 112 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Petugas dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya bersama personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, bayi ditemukan dalam kondisi tubuh mulai membiru dan masih memiliki tali pusar yang menempel. Selain itu, polisi juga mengamankan pecahan kendil yang diduga digunakan sebagai wadah saat jasad bayi dibuang.
"Hasil olah TKP menunjukkan tubuh bayi sudah agak kebiruan, tali pusar masih menempel, dan sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terang Eko.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Wasito Adi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang jasad bayi tersebut ke sungai. Polisi juga mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih melakukan lidik untuk mengungkap pelaku," singkat Wasito.
Hingga kini, jenazah bayi telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian serta mendukung proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.(red/lis)